Bea Cukai Sabang dukung UMKM melalui e-Commerce

Memasuki era industri 4.0 dengan pemanfaatan kemajuan Teknologi Informasi sangat memudahkan bagi UMKM untuk memasarkan produk produknya kepada masyarakat, terlebih dengan fasilitas pembebasan fiskal yang dberikan di Kawasan Sabang diharapkan masyarakat juga dapat memanfaatkannya sebagai dorongan untuk inovasi usaha, meningkatkan nilai tambah bagi industri, baik skala kecil maupun besar. sehingga perekonomian masyarakat Sabang dan Aceh pada umumnya dapat lebih meningkat

BPKS menyelenggarakan kegiatan pembinaan Pelaku Usaha dan Perdagangan di Kawasan Sabang dengan tema “Sabang Fasilitator e-Commerce Camp 2019” diikuti oleh para Om dan Tante Rangger (sebutan pelaku e-commerce) pada wilayah Kawasan Bebas Sabang. Inisiasi kegiatan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Saban (BPKS) ini merupakan langkah guna mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan bebas Sabang dan Aceh pada umumnya.

Selama dua hari, dari tanggal 18 s.d. 19 September 2019 ini, kegiatan secara resmi dibuka oleh Ibu Sri Rezeki M,Pd Kepala UPTD Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Prov. Aceh. Disamping itu, kegiatan juga dihadiri dari instansi instansi vertikal, pemerintah kota serta dari Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki posisi yang sangat penting dalam perannya untuk mendorong pertumbuhan perekonomoian melalui pendampingan industri dan fasilitas perdagangan, khsususnya kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks

BPKS bersama instansi teknis lainnya akan selalu bersinergi sebagai fasilitator guna mendorong masuknya investor investor baru agar dapat masuk menanamkan modalnya dan berinvestasi di wilayah Sabang.