Testimoni Pelayanan dari Mitra Kepabeanan PT HUDAYA SUKSES LOGISTIC

Bersama Mitra Kepabeanan PT HUDAYA SUKSES LOGISTIC

      Saat ini internet menjadi suatu kebutuhan yang sangat pokok. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari internet, apalagi pada era digital menuntut kecepatan informasi yang sangat tinggi. Untuk menunjangnya tentunya diperlukan infrastruktur yang canggih dan multiguna.
Wilayah Sabang yang merupakan ujung dari wilayah Indonesia tidak lepas perhatian pemerintah dan swasta dalam mendukung terciptanya sarana teknologi internet yang begitu cepat berkembang. Program pemerintah untuk menjangkau sistem komunikasi kabel laut dipelosok negeri dari Sabang sampai Merauke dipercayakan kepada PT. Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia selaku kontraktor dari PT Telkom Indonesia.
      Agustus 2018 ini, telah terdapat pemasukan peralatan telokomumikasi berupa kabel dan assesories nya, pemasukan ini merupakan yang kedua setelah dilakukan pada akhir tahun 2016 yang lalu. Bea Cukai Sabang dalam fungsinya sebagai Industrial Assistance turut mendukung dalam pengembangan infrastruktur dalam hal ini pengembangan komunikasi kabel laut.
Puluhan KM panjangnya kabel fiber optik berikut assesoriesnya yang telah dimasukan ke wilayah Sabang oleh PT. Sarana Global Indonesia. Dan telah diberikan pembebasan Bea Masuk dan Pajak Pajaknya.
Tahapan tahapan dalam kepengurusan dokumen pemasukan sangat baik dilengkapi dipenuhi oleh PPJK PT. PT. Hudaya Sukses Logistics yang dirasakan sangat mudah, cepat dan transparan.

BERIKUT ADALAH TESTIMONI DARI SALAH SATU PENGGUNA JASA KPPBC TMP C SABANG

TESTIMONI

*SHARING PENGALAMAN
MELAKSANAKAN KEGIATAN PENYELESAIAN PABEAN DI KANTOR PELAYANAN BEA DAN CUKAI SABANG SBB :*

1. Akhir Tahun 2016 Tepatnya di Bulan Desember, kami PT. Hudaya Sukses Logistics dipercaya untuk melaksanakan tugas penyelesaian formalitas pabean atas Impor Submarine Cable c/w Accessories di Kantor BC Sabang, oleh PT. Sarana Global Indonesia konsorsium PT Bina Nusantara Perkasa dan PT. Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia selaku kontraktor dari PT Telkom Indonesia, untuk kegiatan Proyek SKKL ( Sistem Komunikasi Kabel Laut ) Sabang-Banda Aceh, Bakongan – Simeule, Sibolga-Nias, Batam-Karimun, Atambua-Kalabahi.

2. Pada awalnya kami sem

pat bingung dan khawatir mengingat Sabang adalah Wilayah FTZ / KPB serta secara informasi yang kami terima adanya Pergub Daerah Istimewah Aceh No. 5/DKS/2001 dan Keputusan Kepala BPKS Sabang No. 11/BPKS/2001 tentang adanya penetapan tarif jasa layanan yang akan dibebankan ke Importir diluar dari Pengenaan PDRI.

3. Singkat cerita akhirnya kami datang ke Sabang, dan langsung berkunjung ke Kantor Pelayanan BC Sabang untuk Mendapatkan informasi detail dari Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Sabang tentang tata cara / flow proses pemasukan barang ke sabang serta proses penyelesaian pabean barang yang akan dilakukan proses angkut lanjut., diantara penjelasannya adalah sbb :
– Penerimaan Negara ( PDRI ) dan Penyelesaian Pabean dapat dilakukan di KPBC manapun, termasuk diantaranya KPBC Sabang.
– Terhadap Barang Impor yang masuk dan akan dipakai di sabang, diberikan pembebasan PDRI oleh Bea Cukai, sepanjang mendapatkan Ijin Pemasukan dari BPKS Sabang, dan tetap wajib mengajukan / menyampaikan pemberitahuan pabean dalam format FTZ.01 In Sabang.
– Terhadap Barang Impor yang hanya melakukan kegiatan transit / angkut lanjut di pelabuhan Sabang dari sarana pengankut A ke Sarana Pengangkut B, dapat dilayani penyelesaian Pabeannya dengan BC 1.2 ( Angkut Lanjut ) dan juga dapat dilayani pembayaran PDRI ( Pajak Dalam Rangka Impor ) sepanjang Surat Keterangan Angkut Lanjut atas barang2 yang di Gunakan di Luar sabang yang diterbitkan oleh BPKS ( Kepala PTSP BPKS.
– Terhadap Barang Impor yang mendapatkan ijin pemasukan ke sabang BPKS akan mengenakan tarif jasa layanan yang besaran persentase sesuai dengan klasifikasi barang dan nilai Invoice.
– Terhadap Barang Impor yang Masuk Ke sabang Wajib Menggunakan Nama Importir yang berdomisili di Sabang,

4. Dari point 3 diatas berkat informasi dan penjelasan dari Kantor Bea dan Cukai Sabang akhirnya semua dapat kami laksanakan kegiatan penyampaian penyelesaian formalitas pabean dengan cepat, transparan dan tepat waktu.

5. Dari kegiatan pertama di Tahun 2016 Akhir, berlanjut kami dapat melaksanakan kegiatan kembali pada Tahun 2018 tepatnya di Bulan Agustus 2018, Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar berkat bimbingan, arahan dan dukungan Kantor Bea Dan Cukai Sabang didalam meningkatkan mutu pelayanan serta penerimaan Negara.

6. Keputusan melakukan kegiatan penyelesaian pabean di Sabang di Tahun 2016 dan Tahun 2018, bukan semata-mata menetapkan secara kebetulan, namun melalui proses mitigasi dan pembahasan yang cukup Panjang, alasannya adalah :
– Agar kegiatan di Pelabuhan sabang aktif, sehingga mendatangkan penerimaan BPKS dan Masyarakat melalui, Jasa Layanan, Jasa Pelabuhan, Jasa Dermaga, Jasa Keagenan Kapal, Jasa Undername, Jasa Rental Kendaraan, Jasa Hotel, Jasa Masyarakat yang terlibat kegiatan di Pelabuhan dan jasa lainnya yang tidak terperinci secara detail.
– Berkontribusi pada penerimaan Negara melalui Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Sabang dalam bentuk PDRI
– Masyarakat secara Umum akan dapat menikmati akses digital pada era digital dengan kecepatan tinggi ( 4G ) melaui ( Whats App, Instagram, Face Book, Telegram, Email etc ), dengan adanya kegiatan proyek SKKL di Wilayah Sabang.

7. Akhirnya kami berharap PT. Hudaya Sukses Logistik untuk kedepannya dapat berkontibusi kembali di Sabang dalam rangka melakukan kegiatan pemasukan barang-barang Impor baik yang akan di gunakan di sabang maupun yang akan dilakukan angkut lanjut., semoga kota sabang semakin maju dan berkembang, dan masyarakatnya semakin bahagia dan sejahtera.

Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelayanan informasi yang jelas, transfaran dan akuntable kami ucapkan kepada :
1. Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Sabang
#beacukaimakinbaik
2. Kantor PTSP BPKS Sabang

Jakarta, 29 Agustus 2018
PT. HUDAYA SUKSES LOGISTIK

ttd

ABDUL RAHIM

Bea Cukai Sabang selalu melakukan perbaikan terus menerus.