BEA CUKAI SABANG HADIR DALAM PROGRAM DIALOG JAKSA MENYAPA

Rabu (19/02/2020) – Bertempat di Kantor Kejaksaaan Tinggi Aceh, Kepala Kantor Bea Cukai Sabang, Hanif Adnan Zunanto duduk bersama beberapa instansi lainnya, berbincang santai dalam kegiatan Dialog Interaktif Jaksa Menyapa yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Aceh.

Dialog interaktif yang secara langsung disiarkan melalui RRI Banda Aceh ini, dihadiri beberapa pembicara diantaranya Plt. Kepala BPKS, Razuardi. Asintel Kejati Aceh, Mukhlis. Kabid Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Aceh, Jonni. Wakil Ketua DPRK Sabang, Ferdiansyah. Plt. Kadis Perindag Prov Aceh, Moslem Yacob dan Kepala RRI Aceh, Harianto Adi. Perbincangan dialog membahas mengenai kendala dan hambatan dalam pelaksanaan penanaman modal dan investasi  di Kawasan Perdagangan Bebas Sabang dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Mengawali perbincangan, Razuardi mengungkapkan “Hari ini sudah masuk orang minat untuk melakukan investasi di Sabang sebanyak 9 (sembilan),  karena dokumen dokumen sudah dipersiapkan untuk melakukan investasi’.

Presenter RRI, Kak Lies memandu sangat interaktif selama dialog berlangsung dan mendapatkan beberapa respon pertanyaan dari pendengar. dalam perbincangan Hanif menuturkan “Perlu dibangun Strategy Focus terhadap industri potensial disabang, seperti perikanan dan pariwisata”.

Lanjut ditambahkan moslem, “Tujuan dari Kawasan Bebas Sabang adalah peningkatan investasi, mendorong lalu lintas perdagangan internasional, membuka lapangan kerja seluas luasnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan industri pariwisata”.

Ditegaskan oleh Mukhlis, “Yang harus dipahami terlebih dahulu adalah peraturan perundang-undangan yang mendasarinya, bebasnya pelabuhan Sabang itu bebas dari fiskal, jadi yang dibebaskan di pelabuhan Sabang itu mengenai fiskalnya. Sehingga maksud pemerintah dari bebasnya fiskal itu untuk menarik investor, melakukan investasi, dan usahanya, yang dengan kegiatan itu bisa menggerakan perekonomian dan mensejahterakan masyarakat”.

Sinergi pemerintah dan ajakan masyarakat dunia usaha untuk bersama mendorong terciptanya iklim investasi dan industri di wilayah sabang sehingga tercipta pergerakan ekonomi Sabang, Sabang Baru, Sabang yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya.

BEA CUKAI MAKIN BAIK