CIPTAKAN WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI, NEPOTISME, PUNGLI DAN GRATIFIKASI, KPPBC TMP C SABANG RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI UNIT KERJA BERPREDIKAT WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean C Sabang berhasil meraih Penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penghargaan ini diberikan langsung kepada Kepala Kantor Bea Cukai Sabang, Hanif Adnan Zunanto oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi di Hotel Bidakara, Jakarta pada 10 Desember 2019 yang lalu.

Kepala Kantor BC Sabang, Hanif Adnan Zunanto menerima penghargaan unit kerja berpredikat WBK

Perjalanan Bea Cukai Sabang untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi ini dimulai sejak awal tahun 2018, diawali dengan pencanangan Zona Integritas menuju WBK yang disaksikan oleh seluruh stakeholders dan para pengguna jasa kepabeanan dan cukai. Keikutsertaan Bea Cukai Sabang dalam penilaian unit kerja yang berpredikat WBK, sebagai bentuk upaya Bea Cukai Sabang dalam berkomitmen kepada masyarakat dan pemangku kepentingan untuk membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Perbaikan terus menerus telah dilakukan oleh Bea Cukai Sabang dalam segala aspek yang meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem, Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, dan Penguatan Akuntabilitas Kinerja.

Mengutip Peraturan Menteri PANRB nomor 52 Tahun 2014 sebagaimana telah dirubah dengan nomor 10 Tahun 2019. Dijelaskan Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Predikat Menuju WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagaian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem, manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. dan Predikat Menuju WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/satuan kerja yang sebelumnya telah mendapat predikat Menuju WBK dan memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

PIAGAM WBK

Bea Cukai Sabang mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat baik pihak internal yaitu para pegawai dan pramubakti maupun pihak eksternal yaitu para pengguna jasa kepabeanan dan cukai, jajaran pimpinan Pemerintah Kota Sabang, lembaga dan non lembaga di Wilayah Kota Sabang, atas dukungannya sehingga dapat tercapainya unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Untuk selanjutnya, Bea Cukai Sabang akan terus mempertahankan integritas dan terus melakukan inovasi dalam rangka peningkatan kualitas layanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa. Harapan kedepan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sabang dapat mewujudkan Kantor yang berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).