Registrasi IMEI

Sahabat BC, dengan telah diterapkannya program pengendalian IMEI atas perangkat telekomunikasi berupa handphone, komputer genggam, dan tablet oleh pemerintah per tanggal 18 April 2020, Penumpang atau Awak Sarana Pengangkut yang membawa perangkat telekomunikasi yang diperoleh dari luar negeri dan ingin menggunakan jaringan telekomunikasi Indonesia wajib meregistrasikan IMEI perangkat telekomunikasinya melalui Bea Cukai. ⁣
Data registrasi IMEI dapat diisi melalui aplikasi android mobile bea cukai atau website beacukai.go.id, yang selanjutnya akan diverifikasi oleh petugas Bea Cukai pada saat kedatangan. Kemudian untuk perangkat telekomunikasi asal luar negeri yang dimasukan ke Indonesia melalui perusahaan jasa kiriman, proses registrasi IMEI akan dilakukan oleh perusahaan jasa kiriman melalui Bea Cukai.⁣
Oh iya, registrasi IMEI tidak diperlukan untuk wisatawan asing (bukan pemilik paspor Indonesia) yang tetap ingin menggunakan kartu SIM asing (roaming). Namun wisatawan asing yang akan menggunakan kartu SIM Indonesia dapat mendaftarkan ke gerai operator seluler untuk mendapatkan akses selama 90 hari.⁣
Registrasi IMEI ini selain untuk menekan penyelundupan perangkat seluler juga bertujuan untuk mendukung industri yang kondusif di dalam negeri serta melindungi masyarakat dari perangkat yg ilegal.⁣
Jangan lupa registrasikan perangkat telekomunikasimu ya, supaya tidak mengalami kejadian seperti yang dialami Son Gopud di atas.⁣